Punya Saudara Perempuan, Kamu Sangat Beruntung

Perempuan sangat identik dengan cerewet dan tentunya bagi kamu yang memiliki saudari perempuan pastinya sangat mengetahui akan hal ini. Meski kamu merasa saudarimu sangat cerewet dan menjengkelkan, tahukah kamu jika hasil riset menemukan ada beberapa keberuntungan yang bisa didapat dari memiliki saudari perempuan terutama untuk meningkatkan kemampuan komunikasi,kompromi dan negosiasi,”Saudari perempuan biasanya agar cerewet memang terbukti mampu membantu saudaranya mengembangkan kemampuan mereka saat bersosialisasi seperti kompromi , komunikasi dan negosiasi.”Kata Lex Jensen, asisten profesor di School of Family Life di Brigham Young University.

Apa saja yang bisa kamu dapatkan dari memiliki seorang saudari perempuan yang cerewet?Berikut beberapa manfaat baik yang bisa kamu dapatkan dari cerewetnya dan menjengkelkannya saudarimu tersebut.

1. Meningkatkan Kesehatan Mental Dan Rasa Percaya Diri

Meski sangat cerewet, sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2010 menemukan jika curhat dengan saudari perempuan saat sedang sedih bisa membantu meningkatkan kesehatan mental dan rasa percaya diri seseorang. Sebagai seorang perempuan, saudarimu tentunya juga memiliki naluri perempuan yang memiliki sifat untuk melindungi saudaranya menggunakan perasaan,”Dari hasil riset kami menyimpulkan jika memiliki saudari perempuan akan membantu meningkatkan kesehatan mental dan rasa percaya diri karena pada dasarnya perempuan memiliki rasa melindungi dan saat orang tua sudah meninggal, biasanya saudari perempuanlah yang menyatukan semua keluarga kembali bersama.”isi riset dari para peneliti Brigham Young University.

2. Penuh Kasih Sayang

Fakta lain yang ditemukan dari hasil riset Brigham Young University menemukan jika saudari perempuan bisa membantu kamu menjadi sosok yang lebih rendah hati dan kasih sayang. Bahkan saudara perempuan memberikan efek positif ini lebih kuat dibandingkan dengan kasih sayan yang didapatkan dari orang tua sendiri,”Meski sering terjadi cekcok dengan saudari perempuan, emosi dari anak laki-laki bisa lebih terlatih dan bisa lebih belajar untuk mengendalikan emosi tersebut karena walau bagaimanapun anak perempuan akan terus menunjukkan kasih sayang kepada saudara laki-laki mereka.”tutur pemimpin penelitian Laura Padilla-Walker, profesor di BYU’s School of Family Life.

3. Mengasah Kemampuan Komunikasi

Tak perlu diragukan lagi jika perempuan yang cerewet sangat piawai dalam hal komunikasi dan tentunya anak laki-laki yang tumbu besar dengan saudara perempuan biasanya akan memiliki kemampuan komunikasi yang juga sangat bagus dibandingkan dengan anak laki-laki yang tumbuh tanpa saudara perempuan,”Saat seorang anak laki-laki tumbuh besar bersama saudara perempuan, mereka lebih condong akan memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik untuk dijadikan sebagai modal baik dalam mencari teman berlawanan jenis kelamin.”

4. Mudah Menghadapi Segala Permasalahan

Sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2009, para partisipan mengakui peran penting tumbuh besar dan memiliki saudari perempuan membuat mereka lebih mudah menghadapi segala permasalahan yang tengah mereka rasakan. Setidaknya para partisipan mengatakan mereka memiliki tingkat stres yang lebih rendah saat mendapatkan masalah karena mereka memiliki saudari perempuan yang bisa menjadi tempat untuk mencurahkan hati dan emosi mereka dan tentu orang yang bisa meluapkan segala emosinya akan lebih tenang dari orang yang menyimpannya sendiri didalam hati,”Saat mendapatkan masalah, mereka cenderung bisa meluapkan emosi karena memiliki saudara perempuan yang bisa menjadi tempat untuk mencurahkan semua isi hati mereka dan tentunya hal ini sangat bagus untuk kesehatan mental.”kata Tony Cassidy seorang penulis studi dari University of Ulster.

Ini Sebabnya Lansia Sering Sekali Sulit Untuk Tidur

Sudah menjadi hal umum jika tubuh manusia akan berubah seiring bertambahnya usia. Selain perubahan seperti kulit yang menjadi keriput, tulang yang semakin rapuh dan ingatan yang lebih berkurang, organ didalam tubuh manusia juga akan mulai melemah seiring bertambah usia. Salah satu efek negatif seseorang yang sudah memasuki usia lanjut diatas 60 tahunan biasanya akan mengalami kesulitan untuk tidur. Berikut beberapa penyebab para lansia menjadi sulit tidur.

* Pola Tidur

Bertambahnya usia seseorang akan disertai pola tidur yang berbeda terlebih bagi para lansia yang tentunya menjadi lebih mudah terbangun saat tidur karena suara bising dari lingkungan sekitar seperti suara kendaraan yang berlalu lalang. Selain itu, rasa kantuk yang melambat juga menjadi salah satu penyebab pola tidur lansia yang semakin tidak berkualitas.

* Kurang Melakukan Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh para lansia menjadi salah satu faktor kesehatan yang menurun padahal aktivitas fisik tentunya bisa membuat tubuh menjadi lelah dan mudah merasa kantuk. Oleh karena itu, meski sudah mengalami penuaan, para lansia juga sangat disarankan untuk melakukan olahraga fisik selain untuk kesehatan juga bisa membantu mengatur pola tidur yang menjadi lebih baik.

* Konsumsi Obat-obatan

Sudah hal biasa jika penuaan membuat sistem imun tubuh manusia menjadi lebih lemah dan mudah terserang banyak penyakit dan konsumsi obat-obatan juga tidak bisa terelakkan lagi saat penyakit sedang menyerang. Namun dibalik itu semua, konsumsi obat-obatan tersebut tentunya memiliki beberapa efek negatif bagi kesehatan salah satunya adalah insomnia.

Tidur yang berkualitas tentunya sangat dibutuhkan segala usia terutama bagi para lansia yang mudah terserang penyakit karena organ tubuh yang juga ikut melemah karena faktor usia. Untuk itu wajib bagi siapapun disegala usia untuk tetap menjalani pola hidup sehat disertai menjaga tidur yang berkualitas karena sangat bermanfaat bagi kesehatan.