4 Kalimat Bohong Yang Sering Kamu Dengar Dari Wanita

Sudah bukan rahasia umum lagi jika dalam menghadapi setiap masalah, wanita selalu menggunakan perasaan mereka dan sulit sekali bagi para pria untuk bisa memahami perasaan wanita. Bahkan disebuah hubungan yang telah terjalin, tidak sedikit wanita yang sering berbohong kepada pasangan mereka dimana mungkin hal itu dikarenakan sang wanita tidak ingin menyulut pertengkaran atau bisa jadi berharap agar pasangan mereka bisa mencari tahu apa makna dari kalimat berbohong yang mereka katakan. Untuk kamu para pria, 3 kalimat bohong ini pasti sudah sering kamu dengan dari pasanganmu, apa saja itu, berikut ulasannya.

1. Tidak apa-apa, Aku baik-baik saja

Untuk kalimat pertama ini pasti menjadi kalimat yang paling sering didengar pria dari pasangan mereka. Jika sedang ada sedikit masalah, pada dasarnya saat ditanya oleh pria dengan kalimat kamu kenapa? maka jawaban yang sering di jawab oleh wanita adalah “tidak apa-apa” atau “aku baik-baik saja”. Untuk para pria, harus kamu ketahui dimana pada umumnya wanita cenderung mengatakan sesuatu dengan arti yang berbeda dari perasaannya yang sebenarnya.

Kalimat yang diucapkan seperti, “aku tidak apa-apa” dan “aku baik-baik saja” bisa menjadi arti jika pasangan anda sedang tidak dalam perasaan yang baik dan berharap anda mengerti apa yang dimaksudkan.”Wanita pada dasarnya mengucapkan kata-kata yang sangat berbeda dengan apa yang tengah dirasakan. Saat wanita mengatakan “tidak apa-apa” atau “aku baik-baik saja”, sebenarnya si wanita berharap sang pria mengerti jika perasaannya sedang tidak baik dan berharap si pria bisa membuatnya menjadi lebih baik”, kata psikolog Dr. Aruba Broota.

2. Tidak, Aku Menyukaimu Apa Adanya

Bagi para pria, mungkin kalimat ini merupakan salah satu yang paling ingin didengar dari mulut sang pujaan hati. Akan tetapi kenyataan apa yang dikatakan kepada anda tidak berjalan seperti apa adanya dimana tentu para wanita ingin kekasihnya bisa berpakaian, bersikap, bergaya dan memiliki gaya rambut sesuai dengan apa yang mereka sukai. Para wanita mengatakan kalimat tersebut tidak lain adalah demi menyenangkan hati sang kekasih yang agar tidak menyulut pertengkaran.”Semua pria tentu akan semakin percaya diri saat mendengar kekasihnya mengatakan menyukai mereka yang apa adanya, dan wanita melakukan ini agar kekasihnya bisa merasa lebih dihargai,”ucap Madhu Chandra, seorang guru di Delhi, India.

3. Sebaiknya Kamu Jujur Padaku, Aku Janji Tidak Akan Marah

Saat sedang tersulut masalah atau meminta pendapat, biasanya para wanita akan meminta penjelasan dari si pria dengan meminta agar sang kekasih mengatakan dengan jujur dan mengaku tidak akan marah dengan kejujuran mereka. Namun pada akhirnya, mereka akan melanggar janji mereka sendiri setelah mendengar kejujuran dari sang kekasih. Kalimat ini biasanya diucapkan oleh wanita saat meminta saran dari kekasih pria mereka terkait masalah penampilan, rasa masakan mereka, pakaian baru yang mereka beli dan salah paham dengan teman atau saudara mereka.

“Sebenarnya para wanita bukannya tidak bisa menerima jawaban yang jujur, namun mereka berharap kekasihnya bisa menyampaikan jawaban tersebut dengan kalimat yang lebih lembut disertai saran yang baik untuk mereka. mereka cenderung tidak suka mendengar jawaban yang terlalu terus terang karena wanita menganggap tidak ada solusi yang lebih baik setelah mendengar jawaban tersebut.”ujar Dr Sameer Parekh yang merupakan seorang psikolog.

Ini Asal Usul Amerika Di Panggil “Paman Sam”

Bagi sebagian orang, tentu sudah tidak asing lagi denga julukan Paman Sam yang di tujukan kepada Amerika Serikat. Akan tetapi pastinya anda semua bertanya-tanya kenapa bisa Amerika dipanggil dengan julukan tersebut bukan? Ceritanya bermula dari seorang pria bernama Samuel Wilson yang lahir pada tanggal 13 September 1766 di Arlington. Saat berusia 14 tahun. Samuel Wilson sudah ikut ambil bagian sebagai sukarelawan dan mengabdi kepada negaranya.

Setelah dewasa, Samuel Wilson mulai melakukan bisnis dengan membuka usaha kemasan daging di New York dan menjadi penyuplai bertong-tong daging kepada para tentara AS yang saat itu masih dalam keadaan perang di tahun 1812. Ditahun yang sama, Elbert Anderson yang merupakan kontraktor pemerintahan saat itu membeli barang-barang untuk tentara pemerintahan dimana Ebenezer dan Samuel Wilson lalu memeriksa semua barang yang telah dibeli tersebut.

Saat itu setiap paket yang sudah diperiksa diberikan tanda dengan inisial E.A-U.S dimana pada saat dimintai penjelasan arti dari inisial tersebut, para pekerja yang bercanda menyebutkan inisial tersebut adalah nama dari sang kontrakor E.A yang berarti Elbert Anderson dan U.S yang berarti Uncle Sam (Saat itu teman-teman Samuel Wilson memanggilnya dengan sebutan “Uncle Sam”) padahal arti dari US yang sebenarnya adalah United States. Sejak saat itu, Candaan para pekerja tentang julukan US sebagai Uncle Sam menjadi sangat dikenal oleh kalangan para pekerja dan tentara.

Cerita tersebut sendiri pernah dituliskan pada sebuah koran dan dipopulerkan oleh kartunis politis bernama Thomas Nast pada tahun 1860-1870-an dengan menggambarkan sosok Paman Sam. Nast yang menggambarkan sosok Paman Sam memberikan janggut putih dengan pakaian bermotif bintang dan garis sebagai wujud penghormatan kepada Samuel Wilson dan pada bulan September 1961, Kongres AS secara resmi mengakui Samuel Wilson sebagai simbol nasional Amerika. Samule Wilson sendiri tutup usia diusianya yang ke 88 tahun pada tahun 1854 dan dimakamkan di Pemakaman Oakwood di Troy, New York.