Momofuku Ando, Kakek Asal Jepang Penemu Mie Instan

Sudah bukan rahasia lagi jika semua orang menyukai mie instan selain rasanya yang enak, cara penyajian yang mudah dan harga yang murah membuat mie instan menjadi makanan favorit banyak orang terutama orang indonesia. Untuk itu kamu sudah sepantasnya berterima kasih kepada kakek asal jepang bernama Momofuku Ando karena sang kakek lah orang pertama yang mencetuskan dan menemukan cara pembuatan mie instan.

Momofuku Ando yang sudah ditinggal orang tuanya dan hidup bersama sang nenek sejak masih berusia 3 tahun membuatnya harus melakukan sendiri semua kegiatan seperti menjaga toko,memasak dan mencuci pakaian. Meski harus melakukan hal-hal tersebut,nyatanya Ando mendapatkan hal positif karena sang kakek menjadi pintar memasak meski sekolahnya menjadi terlantar.

Ando yang bermimpi untuk menjadi seorang pedagang lantas mencoba peruntungan dengan memanfaatkan harta peninggalan orang tuanya guna dijadikan sebagai modal berdagang pakaian di Taiwan dan Jepang membuahkan hasil dan bisnisnya tersebut terbilang cukup sukses hingga akhirnya dirinya dituduh melakukan korupsi sehingga membuatnya harus mendekam dipenjara selama 2 tahun.

Keluar dari penjara pada tahun 1956 dan hanya memiliki rumah sebagai satu-satunya harta yang tersisa, Ando lantas kembali melirik kesempatan untuk membangun ulang bisnis yang bisa membuatnya mengapai mimpinya sebagai seorang pedagang. Dimasa krisis bahan pangan yang melanda jepang dimasa itu, Amerika banyak menyumbangkan gandum ke jepang dan sang kakek melihat banyak orang yang menyantap mie yang terbuat dari gandum dan terigu sehingga membuat otaknya terbuka untuk melakukan eksperimen baru.

Ando lantas mulai memikirkan untuk membuat mie yang enak,murah,tahan lama dan mudah disajikan. Dia lantas memulai eksperimen barunya dalam membuat mie instan dengan menggoreng mie terlebih dahulu agar mie bisa menjadi lebih awet,gurih dan cepat disajikan. Pada tahun 1958 tersebut, Ando mencoba menjajakan mie instannya tersebut disebuah toko dan produknya tersebut langsung habis dihari itu juga. Sejak saat itu bisnisnya kian membesar hingga desember tahun 1958, Ando berhasil mendirikan perusahan dengan nama Nissin Food yang memiliki pabrik dilahan seluas 20 hektare.

Ando yang tidak henti melakukan eksperimen lantas pergi ke Eropa dan Amerika pada tahun 1966 untuk jalan-jalan dan melihat kebiasaan cara masyarakat luar negeri memakan mie menggunakan garpu,tanpa kuah dan memakai piring. Pulang dari jalan-jalannya tersebut, sang kakek kembali melakukan eksperimen baru dengan memanfaatkan gelas kertas sekali pakai dan kertas aluminium untuk dijadikan sebagai wadah kedap udara. Lalu Ando mengeluarkan produk baru yaitu mie gelas yang tentunya mudah untuk disajikan karena hanya perlu menyeduh mie dengan air panas dan ditutup kembali dengan penutup kertas aluminium untuk menyajikan mie instan.

Itulah awal mula ditemukannya mie instan dimana semua orang tentu harus berterima kasih banyak kepada Momofuku Ando karena berkat sang kakek kita bisa merasakan mie instan yang enak,murah,mudah didapatkan dan tentunya sangat mudah disajikan dan tidak merepotkan. Mie instan sendiri baru masuk ke indonesia sekitar pertengahan tahun 1960-an dan saat ini indonesia juga memiliki banyak produk mie instan salah satu pabrik terbesar diindonesia yang memproduksi makanan cepat saji berbahan mie ini adalah PT.Indofood Sukses Makmur.

Ini Yang Menyebabkan Ketiak Dan Telapak Kaki Gampang Geli

Sudah bukan hal umum lagi jika bagian ketiak dan telapak kaki hampir sebagian besar orang diseluru dunia menjadi bagian tubuh yang paling tidak tahan geli. Pastinya kami pernah setidaknya sekali saja memikirkan kenapa bisa bagian tersebut bisa menjadi tempat yang paling sensitif dan tidak tahan dengan gelitikan atau sentuhan, Bukankah begitu?

Meski setiap orang memiliki bagian tubuh sensitif yang berbeda-beda, Namun pada umumnya bagian ketiak dan telapak kaki merupakan dua bagian tubuh paling sensitif. Seseorang bisa merasakan geli dibagian telapak kaki karena pada bagian tubuh ini memiliki konsentrasi Meissner’s Corpuscles yang tinggi dan saraf inilah yang biasanya menimbulkan efek rasa geli yang paling tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya. Akan tetapi setiap orang memiliki titik refleks geli dengan derajat yang bervariasi bahkan beberapa orang tidak memilikinya sama sekali.

Bagian tubuh lain yang memiliki rasa geli tinggi biasanya berada ditempat-tempat paling rentan akan serangan seperti bagian ketiak dimana pada ketiak manusia mengandung pembuluh darah dan arteri. Selain itu, Bagian leher juga merupakan salah satu daerah yang paling sensitif dan tidak tahan dengan gelitikan karena memiliki karotid yang merupakan sistem pemasok darah ke otak serta batang leher dan membawa udara ke paru-paru manusia sehingga jika mendapat sentuhan, maka akan memunculkan refleks rasa geli.

Walaupun tidak tahan dengan rasa geli, Penelitian menunjukkan jika Cerebellum atau otak kecil manusia yang merespon sentuhan mendadak sangat baik sekali karena itu menunjukkan aktifitas yang lebih sehat dibandingkan dengan sesuatu yang telah diantisipasi. Namun jika terlalu sering mendapatkan sentuhan hingga membuat otak mengenali sentuhan yang akan datang, maka saraf tidak akan memberikan respon yang terlalu intens sehingga orang tersebut tidak akan merasakan rasa geli seperti jika anda mencoba menggelitik diri sendiri maka anda tidak akan merasakan geli.