Fakta Menarik Kaum Gipsi Dari Bisa Meramal Hingga Diburu Tentara Nazi

Didunia ini memang tersebar banyak kebudayaan yang memiliki ciri khas masing-masing , termasuk salah satunya kaum Rom yang lebih dikenal dengan sebutan kaum Gipsi dan diketahui sudah ada sejak lama. Pada sejumlah penelitian meyakini sisa-sisa kebudayaan nenek moyang kaum Gipsi masih bisa di telusuri di India bagian utara sekitar 1000 tahun yang lalu.

Kaum Gipsi juga merupakan kaum yang bersifat nomaden dimana hal ini berarti mereka sering hidup dengan cara berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Meski kehidupan kaum Gipsi yang tertutup, diyakini mereka banyak tersebar di seluruh penjuru dunia dimana di Amerika diketahui sedikitnya ada 1 juta orang Rom yang tinggal disana.

Dari hidup berpindah-pindah tersebut, Kaum Gipsi lantas banyak mempelajari hal baru dari tempat tinggal mereka hingga menghasilkan berbagai keterampilan salah satunya seni hiburan. Bahkan beberapa orang terkenal didunia seperti, Elvis Presley dan Bill Clinton diyakini merupakan salah satu orang yang masih keturunan kaum Gipsi.

Fakta lainnya adalah orang Rom pada masa lalu dipercaya memiliki ilmu supranatural sebagai peramal dimana hingga saat ini beberapa orang dari keturunan Gipsi diyakini masih terus melakukan praktek paranormal dengan menggunakan kartu tarot dan bola kristal sebagai objek meramal.

Selain itu, kehidupan kaum Gipsi yang tertutup dengan kehidupan yang unik turut membuat kehidupan mereka semakin misterius dan sangat unik bagi orang-orang luar. Karena hal itu, kehidupan unik mereka lantas diangkat di beberapa film seperti Sherlock Holmes, Snatch dan Children of Men yang mengangat cerita yang unik dan khas mirip kebudayaan kaum Gipsi.

Namun fakta lain yang lebih tragis adalah pada jaman perang dunia kedua, Kaum Gipsi banyak dilanda ketakutan dimana tentara Nazi dibawah kepemimpinan Adolf Hitler turut memburu mereka untuk dibunuh karena dinilai bisa berbahaya bagi Soviet karena keahlian mereka dalam meramal. akibatnya , setidaknya ribuan kaum Gipsi terbunuh pada era kepemimpinan Hitler dijaman tersebut.

Kesepian Menuntun Kamu Menuju Kematian Yang Lebih Cepat

Bagi beberapa orang yang tidak terlalu suka berinteraksi dengan orang lain, mungkin lebih memilih untuk mengunci diri dan pada akhirnya akan membuat anda merasa kesepian karena tidak ada hubungan sosial yang anda jalani. Akan tetapi fakta mengejutkan dihasilkan oleh sejumlah penelti yang telah melakukan penelitian periohal kesepian yang dinyatakan akan menuntun manusia menuju kematian yang lebih cepat.

Dari hasil penelitian tersebut, didapati jika orang yang memiliki hubungan sosial buruk dan terjerumus kedalam kesepian memiliki resiko kematian 50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang memiliki hubungan sosial yang lebih sehat. Bahkan di Amerika sejumlah penelitian melakukan kajian terhadap 218 studi tentang efek kesepian yang dialami oleh seseorang.

Kajian tersebut mendapati tingkat resiko kematian seseorang ternyata lebih tinggi saat memiliki hubungan sosial buruk hingga kesepian daripada seseorang yang terkena masalah obesitas. Contoh-contoh tersebut bisa dilihat dari bayi-bayi yang memiliki kontak sosial buruk dari manusia lain disaat pengasuhannya memiliki resiko perkembangan yang buruk dan yang lebih buruk adalah kematian.

Adapun sebuah survei terbaru yang menemukan hampir tiga perempat dari para lansia di negara Inggris yang merasakan kesepian memiliki tingkat kematian 70 persen lebih tinggi dibandingkan dengan para lansia yang lebih banyak berinteraksi dengan keluarnya.