Diet Dengan Kurangi Asupan Karbohidrat Sama Dengan Kamu Sedang Bunuh Diri

Saat ini banyak cara yang dilakukan oleh orang untuk menurunkan berat badan demi mendapatkan fisik yang lebih ideal salah satunya adalah dengan melakukan diet. Dari sekian banyaknya diet yang dilakukan, pernahkah kamu mendengar diet karbohidrat?
Mengurangi asupan karbohidrat dari nasi memang menjadi salah satu cara diet yang sering dilakukan, akan tetapi kekurangan asupan karbohidrat yang berlebihan malah membuat kamu membunuh diri sendiri secara perlahan.

Di korea diet karbohidrat menjadi salah satu diet paling disukai oleh masyarakat negeri gingseng yang menganggap faktor utama penyebab orang mengalami obesitas karena mengkonsumsi karbohidrat. Lebih gilanya lagi adalah iklan-iklan dan artikel di Korea banyak yang mencetuskan jika asupan karbohidrat harus dikurangi jika ingin mendapatkan tubuh sehat dan langsing. Padahal hal tersebut tidak benar dimana para ahli makanan malah mengatakan tubuh yang kekurangan karbohidrat secara berlebihan malah membahayakan kesehatan dan bisa memicu munculnya berbagai penyakit.

Seorang peneliti dari Korea Food Research Institute, Hah Tae Yeol mengatakan pengurangan asupan karbohidrat yang dilakukan sama seperti sedang melakukan bunuh diri secara perlahan karena hal tersebut bisa memunculkan segala jenis masalah kesehatan seperti rasa cemas,hipoglikemia bahkan penyakit ginjal.”Orang korea memang senang melakukan diet karbohidrat karena banyak yang menganggap mengurangi asupan karbohidrat dapat membantu menjaga berat badan mereka. akan tetapi ini akan sangat berbahaya jika dilakukan dalam waktu yang lama dimana banyak penyakit kesehatan yang bisa muncul seperti hipoglikemia dan penyakit ginjal”ujar Yeol.

Bahkan pada penelitian lainnya didapati jika tubuh kekurangan karbohidrat, maka secara alami tubuh akan mengambil lemak dan protein untuk dijadikan sebagai sumber energi alternatif. Hal ini tentunya sangat tidak baik jika terjadi secara berkelanjutan karena orang yang mengalaminya akan terserabg hipoglikemia,kelesuan,depresi serta hipersensitivitas. Lebih parahnya lagi orang yang melakukan diet karbohidrat secara ketat dan berlangsung dalam waktu yang lama beresiko mengalami syok insulin,kejang bahkan menimbulkan kematian.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *