Rencanakan Keuangan Gampang & Menyenangkan

Rencanakan Keuangan Gampang & Menyenangkan

Hidupmu bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan kan? Sebuah kalimat yang membuat kita semua langsung tersadar dengan berapa yang bisa ditabung dan diinvestasikan saat ini. Gajian adalah hari yang paling menyenangkan karena anda dibayar setelah bekerja keras selama satu bulan penuh. Tetapi apakah anda telah mengatur keuangan anda dengan bijak?

Bersumber dari instagaram milik seorang financial advisor yaitu @bonnyandreas, ada beberapa langkah mudah untuk merencanakan keuangan pribadi. Sebelum merencanakan keuangan pribadi, ada baiknya anda memulai untuk membuat rincian pengeluaran, pemasukan serta catatan yang rapi.

Langkah Mudah Merencanakan Keuangan

  1. Dimana posisi keuangan saya saat ini?

    Disini perlu dilihat dan dibongkar berapa perbandingan pemasukan, pengeluaran, hutang, total aset ataupun investasi yang anda miliki saat ini.

  2. Apa tujuan keuangan saya?

    Mengatur keuangan diperlukan hal yang spesifik seperti mengatur jangka waktu yang anda butuhkan untuk membeli kebutuhan anda.
    Contohnya :
    – Jangka pendek : beli mobil, menikah, dll
    – Jangka menengah : jalan – jalan keluar negeri, buka usaha, dll
    – Jangka panjang : pendidikan anak, dana pensiun, dll

  3. Berapa banyak uang yang kamu butuhkan dan kapan?

    Dari mengetahui tujuan keuangan, saatnya anda menghitung nilai masa depan dengan uang dan aset yang anda miliki sekarang. Dengan menghitung inflasi yang ada, anda dapat mengetahui bagaimana dan kapan tujuan keuangan anda dapat dicapai.

  4. Sebesar apa resiko yang bisa saya ambil?

    Profil resiko terbagi menjadi tiga (high, medium, low). Anda harus mengetahui sendiri profil resiko anda berdasarkan umur, aset, pemasukan, dan pekerjaan.

  5. Dimana saya harus berinvestasi?

    Memulai investasi adalah suatu gebrakan langkah yang sangat baik untuk diri kita. Dengan memulai investasi, anda akan dapat memiliki gambaran dan tujuan yang jelas untuk keuangan anda. Dalam berinvestasi anda dapat memilih berbagai macam instrumen seperti saham, properti, emas atau reksadana berdasarkan profil resiko dan tujuan keuangan anda.

3 Jenis Pendapatan

Potensi sumber pendapatan anda bisa dari berbagai sumber yang berbeda – beda sesuai dengan seberapa intens diri anda dalam mencari uang. Alangkah baiknya jika seseorang tidak bergantung hanya dari satu sumber penghasilan saja. Jika bisa mempunyai beberapa sumber penghasilan, kenapa tidak?

Berikut adalah tiga jenis pendapatan yang dapat anda pelajari untuk mendapatkan sumber penghasilan lain :

  1. Super Active Income

    Untuk mendapatkan pendapatan ini, anda akan memerlukan seluruh waktu dan energi anda karena anda harus terlibat 100%
    Contoh : Karyawan, Pekerja kontrak, Profesional

  2. Active Income

    Sumber pendapatan ini juga memerlukan tenaga dan dedikasi anda dalam menjalankannya. Akan tetapi jenis sumber pendapatan ini, anda dapat mengalihkan tugas yang tidak terlalu penting kepada orang lain.
    Contoh : Pengusaha kecil/menengah, Pemilik Toko

  3. Passive Income

    Passive income adalah jenis pendapatan yang diidamkan oleh orang – orang. Passive income berarti uang yang bekerja untuk anda. Untuk mendapatkan pendapatan seperti ini, pada mulanya anda harus bekerja keras terlebih dahulu untuk mencari uang yang menghasilkan uang.
    Contoh : Bunga deposito/investasi, royalti, network marketer, affiliate, sewa properti

Dilansir dari data di instagram milik seorang Income Protection Specialist yaitu Bonny Andreas.AWP hal ini adalah hal yang sangat penting diketahui oleh masyarakat agar tidak hidup melarat