Jarangnya Menyuguhkan Buah Berduri Saat Imlek

Jarangnya Menyuguhkan Buah Berduri Saat Imlek

Suguhan Makanan tidak akan pernah ketinggalan ketika imlek tiba agar tamu,teman,dan sodara yang datang berkunjung akan merasa nyaman dan juga tenang dengan semua jamuan yang telah disediakan.

Ternyata,dalam penyajian buah dalam imlek juga tidak dapat sembarangan penyajiannya karena memiliki makna khusus didalamnya.

Salah satu jenis buah yang tidak boleh disajikan ketika imlek adalah jenis buah yang berduri seperti durian,sirsak,salak dan lain sebagainya.

Menurut orang tionghoa sendiri,buah berduri memiliki makna yang tidak baik karena memiliki makna dapat menganggu kehidupan sehari-hari kita.

Hasil gambar untuk buah durian

Buah yang memiliki duri tajam melambangkan kesialan,pertikaian,dan ketidak harmonisan.Walaupun beberapa buah berduri memiliki rasa yang enak,tetap saja buah tesebut tidak boelh ada selama perayaan tahun baru imlek.

Sebagai gantinya,kita dapat dapat mengganti buah berduri dengan buah-buahan yang mempunyai makna baik seperti jeruk,pisang,semangka,dan buah pir.

Beberapa jenis buah ini malah banyak dianggap dapat mendatangkan rezeki dan bermakna membawa keberuntungan bagi kita.

Makanan dan buah yang disajikan saat imlek tiba sudah diturunkan dahulu dari para leluhur.Para leluhur juga mempertimbangkan semua hal dari makanan dan buah yang akan disajikan ketika imlek dengan semua makna yang baik dalam penyambutan hari raya imelk.

Selain buah-buahan,ternyata ikan bandeng juga termasuk salah satu makanan yang harus disajikan ketika imlek tiba karena memiliki makna mendatangkan banyak rezeki bagi kita.

Inti dari penyajian semua makanan ini adalah agar kita melewati tahun ini dengan keberuntungan dan rezeki yang berlimpah dan semua keluarga juga dapat berkumpul di tempat orang yagn paling tua untuk salign berbagi satu sama lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *